Pengertian Keluarga Berencana – Jenis & Tujuan

Keluarga Berencana

Keluarga Berencana (KB) mulai sering terdengar di telinga masyarakat Indonesia. Program KB adalah suatu program yang dirancang oleh pemerintah Indonesia guna menyeimbangkan antara jumlah dan kebutuhan penduduk.

Seperti yang diketahui oleh orang-orang, jumlah penduduk di Indonesia kian meningkat dari tahun ke tahun, dan program KB bertujuan untuk menekan ledakan penduduk yang mulai tidak terkontrol jumlahnya.

Program KB di rancang oleh pemerintah Indonesia dengan menerapkan slogan NKKBS (Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera) yang bertujuan untuk menyeimbangkan pertumbuhan penduduk.

Keluarga Berencana
Ilustrasi Program Keluarga Berencana

Pada masa pemerintahan Soekarno, KB sangat jarang dibahas dan merupakan hal yang tabu, KB mulai digalakkan pada masa orde baru di bawah pemerintahan Soeharto. Pada masa tersebut, Gerakan Keluarga Berencana Indonesia dibentuk pada tahun 1970an dan berhasil menekan laju pertumbuhan penduduk.

Program KB dilakukan dengan bantuan beberapa alat kontrasepsi yang digunakan sebagai pencegah kehamilan.

Bagi teman-teman yang ingin mengetahui lebih lanjut, dapat mengunjungi Makalah Keluarga Berencana dari http://www.sayanda.com.

Jenis Keluarga Berencana

Program keluarga berencana dibagi menjadi 2 kategori yaitu yang bersifat permanen dan temporer.

Alat Kontrasepsi Temporer

Pil KB

Pil KB dapat digunakan setiap saat dan tidak mengganggu hubungan seksual antar pasangan. Resiko yang ditimbulkan oleh pil KB juga sangat kecil, sehingga membuatnya menjadi salah satu metode kontrasepsi yang paling banyak diminati di masyarakat.

Kondom

Penggunaan kondom sangat banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Kondom sangat praktis untuk digunakan dan mudah didapatkan di mana pun. Harga yang terjangkau dan tidak mengganggu hubungan seksual, membuat popularitas kondom kian meningkat di masyarakat

Suntik KB

Program suntik KB bersifat hampir sama dengan pil KB, bedanya kalau pil KB digunakan dengan cara dikonsumsi, suntik KB langsung disuntikan masuk ke tubuh sang wanita.

Alat kontrasepsi ini sangat efektif untuk digunakan dengan tingkat kesuksesan 99.9% dan berjangka waktu cukup lama, yakni 1 tahun lamanya.

Alat Kontrasepsi Permanen

AKDR

AKDR adalah Alat Kontrasepsi Dalam Rahim. Penggunaan alat kontrasepsi ini adalah dengan menggunakan sebuah proteksi panjang yang dimasukkan ke dalam rahim sang wanita.

Efek sampingnya sangat kecil dan mempunyai tingkat efektifitas yang tinggi.

Tubektomi

Tubektomi hanya dilakukan jika Anda telah berpikir matang-matang bahwa tidak ingin menambah momongan. Sistem kontrasepsi tubektomi akan memotng dan mengikat tuba fallopi pada wanita sehingga sperma tidak dapat bertemu dengan sel telur.

Metode kontrasepsi ini sangatlah efektif, dan tidak menyebabkan efek samping apa-apa, tetapi wajib diingat bahwa jenis keluarga berencana yang satu ini bersifat permanen dan harus dirundingkan terlebih dahulu.

Tujuan Keluarga Berencana

Program KB diluncurkan oleh pemerintah Indonesia dengan tujuan-tujuan berikut ini:

  1. Membentuk keluarga kecil yang sejahtera, dan sesuai dengan kemampuan ekonomi keluarga tersebut.
  2. Mencegah pernikahan dini dan kehamilan dini pada remaja.
  3. Menekan jumlah penduduk dan menyeimbangkan kebutuhan dan jumlah penduduk masyarakat Indonesia
  4. Mengurangi tingkat aborsi da kematian ibu bayi yang hamil pada usia terlalu muda.