Perbandingan Yamaha Aerox 155VVA dengan Honda Vario

lantas ada ISS (Idling Stop Sistem) yang mematikan mesin saat berhenti 3 detik, supaya mengkonsumsi bahan bakar lebih efektif. Bukanlah bermakna Aerox tak mempunyai feature itu, serupa ACG, Yamaha menamakannya Smart Motor Generator (SMG). Lantas ada pula SSS (Stop & Start Sistem) sama juga dengan feature ISS pada Vario, bedanya di Aerox ada 2 pilihan kapan mesin mati. Pertama bila jalan enjoy lantas berhenti 5 detik. Ke-2, bakal segera mati bila berhenti mendadak sesudah ngebut. Yamaha Aerox 155

Lantas Aerox mempunyai Smart Key Sistem, system kunci mutakhir tanpa ada anak kunci (Keyless). Feature ini bikin berkendara makin praktis serta aman lantaran disematkan feature Immobilizer, serta ada Answer Back Sistem (ABS) untuk mempermudah ingindara mencari posisi parkir motor. Di kunci Vario hanya ada ABS. Spidometer Aerox telah LCD seperti smartphone dengan lebar 5, 8 inci, terkecuali keren penampilannya juga gampang diawasi. Berisi begitu komplit menghadirkan VVA tanda yang tunjukkan bila VVA sudah bekerja, lantas odometer, tripmeter, average fuel consumption, real time fuel consumption, digital clock serta rpm mtr..Spesifikasi Motor Yamaha Aerox 155

Ada pula V-belt trip yang berperan memberikan jarak penggunaan V-belt CVT. Punya Vario menggabungkan analog sebagai penunjuk kecepatan, serta digital untuk fuelmeter serta odometer. Aerox juga dibekali dengan DC Output 12V/1A bermanfaat sekali di masa smartphone sekarang ini, ada di konsol bawah setang. Bagasi Vario berkapasitas 18 liter, tengah Aerox 25 liter, ini lantaran tangki dan mulut bahan bakarnya ada di dalam hingga tak mengonsumsi ruangan dibawah jok.

Dari sisi kaki–kaki, Aerox dibekali ban yang begitu lebar di kelasnya, memiliki ukuran 110/80-14 di depan serta belakang 140/70-14. Tengah Vario cuma 80/90-14 serta 90/90-14, serta belakang ditopang suspensi tunggal, Aerox memakai suspensi ganda bahkan juga ada yang diperlengkapi tabung untuk yang R Version. Pengereman Aerox telah disematkan feature keamanan ABS di roda depannya saja, lantaran belakangnya tetaplah memakai teromol. Sedang Vario menggunakan system Combi Brake Sistem (CBS), bikin ingindara cukup menghimpit handel rem belakang jadi ke-2 rem bakal bekerja.