Cara Mudah Menanam Kopi Robusta

Bersama dengan arabika, robusta menduduki peringkat kopi terbaik di dunia. Keduanya menjadi favorit banyak orang karena cita rasanya yang nikmat. Berbeda dengan arabika yang penanamannya sedikit rumit, robusta menjadi tanaman kopi idola karena sangat mudah ditanam meskipun hanya di dalam pot. Baca artikel menarik seputar kopi di jual green coffee di Bandung.

Kopi robusta merupakan jenis yang paling gampang ditanam. Cara Menanam Kopi Robusta Kusus pemula sangat mudah dan tidak ribet. Maka dari itu, banyak petani yang lebih memilih menanam robusta dari pada arabika, toh harga jualnya sama-sama tinggi. Namun demikian, hasil buah yang dihasilkan oleh kopi jenis robusta juga tergantung dari jenis lahan yang digunakan untuk menanamnya. Semakin baik lahan yang dipakai untuk menanam, semakin berlipat pula hasil panennya.

Meskipun kopi jenis robusta bisa di tanam di dalam pot sekalipun, namun dengan pertimbangan hasil, akan lebih baik mencari lahan yang baik, sehingga hasilnya maksimal. Daerah perbukitan menjadi tempat yang sangat strategis untuk menanam kopi jenis robusta. Dengan Ph antara 4-6, tanaman kopi jenis robusta akan tumbuh subur, ditambah lagi dengan pupuk organik dan tidak mengandung bahan kimia.

Cara Menanam Kopi Robusta Kusus pemula yang perlu diperhatikan adalah agar tumbuh subur. Sama dengan arabika yang butuh tanaman peneduh, robusta juga memerlukan pohon untuk berteduh seperti sengon dan lamtoro. Kedua jenis tanaman ini dipilih karena pertumbuhannya lebih cepat dibanding kopi, selain itu, pohon lamtoro dan sengon mampu menyumplai unsur hara sebagai kebutuhan tumbuhan kopi jenis robusta ini.

Cara Menanam Kopi Robusta Kusus pemula juga mengatur suhu udara yang ada disekitar tanaman kopi jenis robusta yaitu 23-35 derajat selsius. Pengaturan suhu ini juga sangat terbantu dengan adanya pohon sengon dan lamtoro yang tumbuh disebelah tanaman kopi jenis robusta, untuk itu sangat penting keberadaan pohon besar di sisi tumbuhan kopi robusta. Jenis kopi ini juga cocok ditanam di wilayah yang memiliki iklim tropis lembab seperti bebarapa daerah di Indonesia.

Akan menjadi pilihan yang sangat tepat apabila membudidayakan tanaman kopi robusta ini di daerah dataran rendah dengan intensitas curah hujan 2500 mm per tahun. Seperti disebutkan di atas, bahwa asupan unsur hara sebagai penyeimbang kehidupan tanaman kopi robusta di dapat dari pohon yang tumbuh di sekitar tanaman kopi robusta.

Selain itu, keberhasilan Cara Menanam Kopi Robusta Kusus pemula juga sangat ditentukan dengan keberadaan bibit yang berkualitas tinggi. Hal ini akan membawa pengaruh pada hasil panen. Cari dan pilihlah bibit yang memiliki sertifikat dari dinas pertanian setempat, karena bisa dipastikan bahwa itu bibit unggulan. Ada beberapa jenis bibit kopi robusta yang bisa menjadi pilihan, bagi anda yang ingin membudidayakan tanaman asli kongo ini, yaitu :
• Klon Bp 42 merupakan jenis bibit robusta ini mempunyai hasil panen cukup baik. Pernah beberapa petani menghasilkan hingga 1300 kg dalam setahun setiap hektarnya dengan bibit jenis Bp 42.
• Klon Sa 436 menjadi bibit yang paling unggulan karena hasil produksi yang luar biasa. Dengan bibit ini, petani mampu mencapai hasil panen 3000 kg per hektar dalam setahun, akan tetapi meski demimian, kekurangan tetap ada, yaitu buahynya tidak rata, ada yang kecil dan ada yang besar.
• Klon Bp 308 adalah jenis bibit kopi robusta yang tahan berbagai serangan hama dan merupakan varietas unggulan. Meskipun kurang pasokan unsur hara, jenis bibit ini akan tetap hidup dengan hasil sempurna karena mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.